Bandung

Pada tahun 2013 di bulan April, Kelas Aksakun (Aksara Kuna) diajak buka kelas di acaranya Bandung Baheula yang ada di Kota Baru Parahyangan. Saat itu stok gambar hasil demo aksara di Hari Bahasa Ibu dua bulan sebelumnya masih lengkap dan dalam kondisi yang baik. Dipajanglah semuanya. Acaranya selama beberapa hari. Ada banyak warga setempat yang lalu lalang mengunjungi stand-stand yang berjejer. Selain Kelas Aksakun ada banyak juga komunitas yang diajak. Selain pameran yang bertemakan “baheula” ada musik tradisi dan modern. Sayangnya, pada malam hari kedua hujan besar yang mengakibatkan terkena air poster-poster karya yang dipajang ini hingga sedikit rusak. Kala itu ada kesempatan juga diwawancarai “Kabayan Nyintreuk” Kang Tisna soal Kelas Aksakun. Sengaja pakai kebaya putih untuk mendukung nama acara yaitu Bandung Baheula.

Teman-teman Aksakun seperti Rere, Mar, Wisnu, Uchay, Jean, Ockky dan pacarnya yaitu Wiyan, Irfan dan pacarnya kala itu Desta, datang ikut membantu menghadapi beberapa pertanyaan yang hadir. Selama buka kelas, ada banyak anak-anak di bawah remaja yang datang dan bermain cat bersama menuliskan aksara-aksara Sunda sambil belajar aksara bersama. Di stand ini juga dipajang karya tugas akhir Irfan tentang permainan aksara. Tak sedikit yang tertarik dengan hal itu.