Ke Jepang

Oleh Sinta Ridwan |

Ceritanya aku tuh ingin banget ke Jepang, dari zaman SMA. Mungkin dari zaman SD karena aku penggemar manga dan anime. Saat 2005 pertengahan ke 2006, aku ngontrak rumah yang style-nya Jepang banget. Terus ibu dan bapak kostnya itu pernah kuliah dan hidup di Jepang, semakin jadi lah aku pengen ke Jepang. Sekali waktu, aku diajak makan ala Jepang begitu sama mereka, setelahnya aku seperti bikin surat berisi doa, hehehe. Mau baca? Berikut isi suratnya, abaikan yang kalimat “buka kerudung” namanya juga masih muda. Berarti waktu itu aku umur 21 tahun. Keterangan foto di atas itu persis halaman depan rumah kontrakan, difoto pada pertengahan 2006 (sepulang dari KKL di Bali). Di bagian 2 dan 3 ada semacam catatan kecil buat pengingat diri, sampai sekarang (21 Mei 2020) aku masih suka mencatat kalimat-kalimat untuk menyemangati diri sendiri, lho.

Mau Ke Jepang

Yang kurasakan adalah sebuah kehangatan dan kegembiraan, walau hanya dengan mereka. Mereka itu bapak dan ibu kost aku. Tadi kami sempat merasakan makan bersama dengan membakar sate, barbeque dan yakiniku. Nikmat yang terasa, atau hanya aku saja yang menyadari hal itu, hal yang aku idamkan. Tadi ibu kost juga menawarkan beasiswa ke Jepang, impianku banget. Ah, andai semuanya belum tersusun rencana-rencana untuk masa depanku. Andai, aku masih bila memilih dan menentukan segalanya demi pikiran, hatiku, perasaanku, dan bukan untuk orang tuaku, mau pun keluargaku.

Rasanya aku ingin mengubah itu semua. Andai, tidak terbentur ego, ingin sekali, ya Tuhanku, seandainya dapat kutentukan jalanku sendiri, aku ingin banget pergi ke Jepang, hidup di sana beberapa tahun, tidak memakai kerudung juga. Andai, ya Tuhan, aku ingin sekali merasakan itu, ingin sekali pergi ke sana. Bisa enggak ya dengan modal sekian rupiah? Andai aku bisa, aku ingin mendiskusikan ini pada calon suamiku yang sudah setia, yang mau menunggu waktu 2 tahun ke depan, demi menikahiku. Tetapi, kalau sudah menikah begitu, apa aku tidak bisa kemana-mana lagi seenak hatiku?

Ah, andai andai andai saja, kalau bisa dikabulkanlah, berikan jalan yang terbaik, untuk kebahagiaanku, bukan untuk orang lain, kabulkanlah permintaanku, amin.

12th January 2006 – 22.59 WIB

|

I MUST DO

  1. Sholat, ngaji + puasa
  2. Pakai kerudung selalu
  3. Always bikin catatan
  4. Rajin kuliah
  5. Rajin baca buku
  6. Bikin cerita
  7. Belajar tiap malam 2 jam saja
  8. Senyum…
  9. Menyalin catatan
  10. Belajar, belajar, bahasa Inggris
  11. Belajar bahasa Jepang seminggu 2 kali
  12. Ngutak ngatik komputer gih
  13. Baca buku yang banyak
  14. Bikin jadwal kuliah

14th September 2005

|

Ssssseeeeeeeemmmmmmmmmmmmaaaaaaaaaaaaannnnnnnnnnggggggggggggaaaaaaaaaattttttttttttttttt……………………..

1st August 2006

Kategori: Catatan dan Tulisan.