Titik Air Hujan

Oleh Sinta Ridwan
Judul Titik Air Hujan

Lahir di Bandung, versi ramai 2012
Musikalisasi oleh Egi Fedly, dicipta 2010
Puisi karya Sinta Ridwan, ditulis 2009

Suatu ketika hujan sore turun ke bumi,
kulihat titik-titik air hujan, yang bening tercurah di udara.
Seperti anak kecil yang sedang menari. Berlari-larian. Tertawa riang,
sebelum menyentuh dedaunan. Menyapa rerumputan. Basahi tanah merah.
Menyuburkan bumi seisinya.

Tak lama kemudian mereka pun menghilang, menyatu dalam kehidupan.
Untuk suatu saat kembali menguap menjadi awan basah dan kembali menjadi
titik-titik air hujan. Begitulah kehidupan mereka, kekal tak pernah mati.

Namun tahukah wahai kawan, titik-titik air hujan bahagia.
Saat mereka sedang bermain bertemu dengan pelangi,
yang sangat cantik mempesona. Mewarna-warnikan dirinya.
Titik-titik air hujan ingin menyentuhnya. Sayang tak sempat berkesempatan.
Namun mereka tak pernah putus asa. Karena dalam kehidupan berikutnya.

Mereka pasti bisa menyentuh dan mencumbu pelangi. Pelangi.
Mereka pasti bisa menyentuh dan mencumbu pelangi. Pelangi.
Mereka pasti bisa menyentuh dan mencumbu pelangi. Pelangi.
Mereka pasti bisa menyentuh dan mencumbu pelangi. Pelangi.
Mereka pasti bisa menyentuh dan mencumbu pelangi. Pelangi.
Mereka pasti bisa menyentuh dan mencumbu pelangi. Pelangi.
Mereka pasti bisa menyentuh dan mencumbu pelangi. Pelangi.

°

Gambar: http://thecarolinejohansson.com/blog/?s=owls&op.x=44&op.y=13

Kategori: Musikalisasi dan Puisi.