Pagaruyung

Oleh Sinta Ridwan

Pagaruyung, Sumatera Barat, tepatnya 17 Juni 2013. Saya ditemani kawan mengunjungi kota-kota di provinsi ini. Di sini saya memfoto dengan jelas tulisan-tulisan Jawa Kuna di prasasti atau batu tulis tentang sejarah zaman Singasari yang pernah ada di kota ini. Lucunya, sesudah saya melihat sendiri wilayah Sumatera Barat hampir sepuluh hari, lalu beberapa bulan saya bertemu adiknya bapak di Cannes, Prancis, yang bilang kalau ibunya nenek saya dari bapak itu dari Sumatera Barat dan dari Pagaruyung. Padahal saya mengunjungi pemakaman dan ditunjukkan rumah gadang utamanya. Saya mencoba makanan dan masakan khas, begitu pulang saya langsung “sebal” mampir ke “warung Padang” yang rasanya berbeda. Provinsi kedua setelah Jambi yang pernah saya kunjungi di Pulau Sumatera ini.