Paris

Oleh Sinta Ridwan

Paris, pertama kali saya melalui perjalanan lebih dari sepuluh jam di langit. Sesampainya di darat belum begitu terasa perbedaan waktu dan ruangnya. Ya, saya tiba pagi, siangnya diajak keliling lima titik destinasi populer. Salah satunya jembatan gembok cinta di atas Sungai Seine yang dua tahun kemudian dihilangkan gembok-gemboknya karena rubuh. Saya sempat membeli gembok dan menamai dua buah nama, tapi ini mitos, bisa terwujud bisa juga tidak. Saya melihat Paris pertama kali, tak tahu rasanya seperti apa, tepatnya 29 September 2013. Padahal sedang musim gugur, dan saya hanya memakai satu lapis baju saja. Menganggapnya masih sama dengan suhu di Bandung dan di dalam pesawat. Saya diajak makan ayam dekat Montparnasse, katanya penyanyi Anggun sering makan di sana.