Pasuruan

Oleh Sinta Ridwan

Waktu itu dari Mojokerto hendak ke Malang, diantar melewati Pasuruan pinggir agar bisa naik bis, tepatnya 17 Juli 2012. Di perjalanan ada situs yang bertuliskan aksara Jawa kuna. Berhenti dulu. Diam dulu. Foto dulu. Saya belajar aksara tradisional sendiri, di kampus tidak diajarkan. Saya eksplorasi sendiri. Meski belajar Ilmu Filologi, saya suka tulisan yang ada di batu-batu, meski belum lancar mengungkapkan misteri-misteri yang tertulis. Berbeda dengan naskah kuna, atau kitab, atau buku, di sana tertulis sebuah cerita atau misteri dengan kalimat panjang. Tidak banyak menyimpan rahasia. Semua dijabarkan meski terkadang harus membongkar maksud si penulis, dengan kata lain, harus diintrepretasikan dan dideskripsikan. Saya suka dengan cerita-cerita di masa lalu.