Pencuri Masa Lalu

Oleh Sinta Ridwan

Ada yang diam-diam melangkah
di tengah akar penguasa hutan.
Sang pencuri kenangan mematung
menunggu perintah Robin des Bois.

Siapkan busur panah perlahan-lahan,
bikin dewi malam jadi tidak tenang.
Sisipkan golok yang terasah tajam,
Brandal Lokajaya turun ikut serta.

Para pencuri masa lalu itu, sembunyi
menanti kereta kuda melintas. Membawa
belasan kotak. Penyimpan ingatan.

Paris, 27 Januari 2016

*Puisi ini dimuat di Kabar Priangan, Sabtu-Minggu, 20-21 Mei 2017. Gambar (koleksi pribadi) di Cimahi, 12 Agustus 2017.

Kategori: Mengolah dan Puisi.