Rangkasbitung

Oleh Sinta Ridwan

Pada 4 Juni 2016 saya mengunjungi Banten lagi, menggunakan kereta ekonomi dari Jakarta berhenti di Rangkasbitung. Saya hendak mengunjungi wilayah Kanekes atau Baduy. Harus naik kendaraan beberapa kali lagi dan berjalan berjam-jam untuk bisa sampai. Seperti melakukan perjalanan spiritual, hendak menemui karuhun. Di sana saya tidak peduli pada peralatan elektronik yang harus di-charge, tidak peduli harus menggunakan kosmetik ini itu, pembersih saat mandi, semuanya tidak saya bawa. Saya titipkan pada kawan yang ada di Rangkasbitung. Tujuan utamanya masuk Dalam, untuk itu saya bawa sesajian yang disiapkan di Cirebon, salah satunya menyan dan kain blacu. Paling senang bawa terasi dan ikan asin buat saudara di sana, biar bisa barter agar saya bisa makan nasi hasil ngahuma.