Singasari

Oleh Sinta Ridwan

Saya penasaran sama masa kejayaan Singasari. Sangat senang diajak sesama pecinta batu yang ada di Malang ke peninggalannya, alhasil saya foto batu-batu bermotif, kalau beruntung ketemu sama yang beraksara. Suka lupa kalau saya ini belajar filologi, kajian naskah kuna, bukan kajian batu-batuan aka epigrafi yang masuk arkeologi. Tapi bagaimana, saya suka. Lihat-lihat, diraba-raba, mencoba menerawang. Di Singasari ada dua patung raksasa yang saya idolakan, para penjaga yang berpose dua jari, hehehe. Sambil tertawa lagi bibir raksasanya itu. Ingin balik lagi ke sana, waktu itu, tepatnya 18 Juli 2012, saya hanya dua hari saja, lalu lanjut nyebrang ke Bali. Sendirian saja, ala-ala Bujangga Manik yang jalan dari barat ke timur dan nulis sebuah naskah, hehehe. Lagi ah, nanti, beberapa titik lanjut terus. Dan sendirian.