Surat dari Bintang

Oleh Sinta Ridwan
Judul Surat dari Bintang

Lahir di Cirebon, 2016
Musikalisasi oleh Algo Yus Pratama, Achmad Firdaus Muhtarom, Sinta Ridwan, dicipta 2016
Puisi karya Sinta Ridwan, ditulis 2007

Di malam ke seribu tujuh ratus tiga puluh satu (nanti),
aku akan datang. Ditemani hembusan angin (kencang).
Meski kerajaan bumi diporak-porandakan raja (ke)gelap(an),
ibu langit menyuruhku untuk terus bercahaya.

Konon naga purwa akan ikut injakkan kakinya
pada puing-puing gerbang. Kita semua hanya korban,
dari permainan sang penguasa malam yang (sering) kalah.

Tunggu aku. Hendak kupakai sepatu dulu.
Agar kelak tak tertusuk duri dan benci yang menggunung.
Tunggu dulu, sebentar saja.
Kuberi cahaya pada liliput yang terjebak dahulu.

(Tahan derita dan terpuruk itu, ya, aku tahu,
‘kan kusisakan cahaya-cahaya ini untuk bumi dan seisinya.)

Jangan teriak panggil namaku:
Bintang! Bintang!
Simpan saja tenaga itu.
Untuk bisa memeluk erat saat aku tiba nanti.
Saat aku tiba nanti. Saat aku tiba nanti.
Saat aku tiba nanti.

°

*Foto di Pangandaran, 2 Mei 2013.

Kategori: Musikalisasi dan Puisi.