Tangga Menuju Langit

Oleh Sinta Ridwan

Aku sedang membuat tangga
menuju langit ketujuh,
demi melepas rindu.
Demi mengirim sebungkus rokok
dan secangkir kopi pahit untuk ayah.
Pun membawa segelas teh tawar panas
dan sepiring pisang goreng untuk nenek.

Ujungberung, 20 Januari 2010

*Puisi ini dimuat di Sastra Dinamika News, 14 April 2016. Gambar: http://www.dumpaday.com/random-pictures/random-pictures-of-the-day-55-pics/attachment/stairway-to-heaven-iceland/

Kategori: Mengolah dan Puisi.